Teknik Industri adalah ilmu yang mempelajari tentang desain, instalasi, dan pengembangan dari suatu sistem yang terintegrasi.Maksudnya sistem terintegrasi yaitu sistem yg di dalamnya saling berhubungan seperti manusia, lingkungan, teknologi,I nformasi, dan lain sebagainya. Kemudian di optimasi dan di improve agar menghasilkan sistem yang lebih baik.

Mata kuliah teknik Industri lebih luas dan sedikit terkesan “gak jelas”. Di tingkat pertama kita belajar ilmu pasti (kalkulus, fisika, kimia) dll. Di tingkat kedua materi kuliahnya berada di area sistem produksi (proses manufaktur, design, teknik material, dll). Tingkat ketiga kuliahnya mulai berbau keuangan dan manajemen. Dan di tingkat 4 sudah mulai banyak kuliah yang berbau top manajemen mulai dari strategi perusahaan, pengembangan & inovasi produk, kewirausahaan, dan tata letak pabrik. Namun, di TI sendiri terdapat banyak mata kuliah pilihan, sehingga kita bisa menentukan pada bidang apa kita ingin fokus. Kalo ingin fokus di bidang proses manufaktur, berarti mesti banyak-banyak mengambil mata kuliah pilihan tentang sistem manufaktur.

Meskipun terkesan “gak jelas”, tp menurut saya kuliah di TI itu asik dan menyenangkan. Karena kita bisa tau suatu sistem dalam perusahaan secara utuh, mulai dari lantai pabrik hingga proses manajemennya. Hal ini menyebabkan sarjana TI dapat bekerja di banyak bidang. Menurut saya kelemahan sarjana TI adalah tidak menguasai satu bidang keilmuan secara detil dan mendalam. Namun kelebihannya, sarjana TI lebih mudah memahami keseluruhan proses bisnis yang ada dalam perusahaan beserta dengan keterkaitannya.

Di Teknik Industri kita akan diajarkan bagaimana cara berfikir System,cara mengoptimalkan temen-teman kita (di teknik.fisika,kimia dll) yang bekerja di pabrik, bagaimana cara membuat system yang terintegrasi, operation Research, Design Produk, Mamajemen Sistem, dll, Bagaimana cara menyelesaikan masalah secara Holistik/Menyeluruh tidak partial2, dan masih banyak lagi.

Seorang Industrial Engineer itu memiliki peran yang penting dalam sebuah perindustrian. Seorang Industrial Engineer yang handal dalam mengoptimasi biaya produksi pabrik skala besar,sanggup memotong biaya2 yang tidak diperlukan, memperbaiki alur produksi, meminimalisasi kerugian dan barang yg reject , dll, Sehingga bisa menghemat sampai Miliaran rupiah.

Jadi, buat kalian yg suka berpikir luas, sistemik, strategis, suka wirausaha, dan tidak suka hal-hal yang terlalu detil dan operasional, menurut saya cocok masuk TI. Satu lagi, ternyata banyak mata kuliah di TI itu yg aplikatif banget karena bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di banyak bidang..

Sekian, moga membantu :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s